RS Stella Maris Makassar

Social Media --> Instagram : @rsstellamaris | YouTube : RS Stella Maris Makassar

“Melayani Dalam Semangat Kasih”

Jalan Somba Opu No 273, Makassar - Sulawesi Selatan

CALL CENTER

0813 60 888 100 / 0411 - 871391

WHATSAPP

0813 98 888 200

Social Media --> Instagram : @rsstellamaris | YouTube : RS Stella Maris Makassar

“Melayani Dalam Semangat Kasih”

Jalan Somba Opu No 273, Makassar - Sulawesi Selatan

CALL CENTER

0813 60 888 100 / 0411 - 871391

WHATSAPP

0813 98 888 200

Menjaga Kesehatan Mental Dimasa Pandemi COVID-19

Social Media :

Instagram : @rsstellamaris | YouTube : RS Stella Maris Makassar
"Melayani Dalam Semangat Kasih"

Jalan Somba Opu No 273, Makassar - Sulawesi Selatan

CALL CENTER

0813 60 888 100 / 0411 - 871391

WHATSAPP

0813 98 888 200

Menjaga Kesehatan Mental Dimasa Pandemi COVID-19

Menjaga Kesehatan Mental Dimasa Pandemi COVID-19

Menjaga Kesehatan Mental Dimasa Pandemi COVID-19

(Disadur dari Program Binacang Sehat RSSM Bersama  dr. Agus Japari, M.Kes, Sp.KJ – 31 Juli 2021)

Situasi Pandemi Covid-19 yang terjadi sekarang ini mempengaruhi mental seseorang. Seperti yang kita ketahui bahwa sebelum Pandemi Covid-19 orang masih bebas kemana-mana tanpa perasaan khawatir. Situasi saat ini berbeda, kita dikelilingi oleh berita seputar Covid-19 dimana-mana, baik berita yang fakta ataupun menjurus ke hoax. Hal tersebut dapat menyebabkan mental kita menjadi tidak stabil dan sering cemas, hal tersebut wajar karena kita dikelilingi oleh arus berita yang hebat. Covid-19 bukan lagi menjadi suatu hal yang jauh, tapi sangat dekat di sekitar kita, ada keluarga sendiri yang terpapar bahkan masyarakat banyak yang kehilangan anggota keluarga akibat Pandemi Covid-19 ini.  Masyarakat memiliki tantangan baru untuk mengatasi kesemasan dan depresi.  

Saat ini angka pasien yang datang untuk melakukan konsultasi dengan spesialis jiwa cukup meningkat. Semakin banyak pasien yang datang akibat trauma psikis yang membekas, baik orang yang pernah terjangkit virus Covid-19 atau karena keluarganya sendiri yang terjangkit. Trauma ini membekas cukup dalam sehingga mampu mengganggu aktivitas seseorang.

Mengapa kita harus memperhatikan Kesehatan mental?  

Fisik dan mental pada seorang individu merupakan satu kesetuan seperti istilah “dalam tubuh yang kuat terdapat jiwa yang sehat” dan sebaliknya. Gangguan pada mental seseorang dapar menyebabkan tubuh orang tersebut pun terganggu, hal ini dapat kita analogikan dengan Perangkat Komputer, suatu perangkat komputer bisa bekerja karena software yang berjalan baik, jika software “hang” maka secanggih apapun casing dan tampilan fisik komputer tidak akan bekerja/berfungsi optimal.

Jika kita menlihat dari segi usia, saat ini yang paling rentan mengalami penyakit mental ada pada kategori usia remaja (10-19 tahun), karena kondisi mental remaja belum stabil serta usia remaja paling merupakan usia aktif sebagai pengguna sosial media sehingga informasi menjadi lebih banyak diserap oleh kaum muda. Jadi, arus informasi memiliki pengaruh terhadap kesehatan mental seseorang. Di sisi lain terdapat 3 (tiga) faktor yang dapat mempengaruhi kesehatan mental terdiri atas :

  1. faktor biologis (keturunan/genetik/sifat bawaan),
  2. psikologis (lingkungan sekitar yang mempengaruhi mental diri sesorang/trauma),
  3. sosial (misalnya dari lingkungan sosisal, sosial media yang dapat mempengaruhi pikiran).

Terdapat beberapa jenis gangguan mental yang dapat kita kenali dari gejala yang dialami, mulai dari gangguan mental yang ringan (cemas, susah tidur, overthinking), sedang (sedih berlarut, depresi, menyendiri, dan tidak mampu beraktivitas normal), berat (mengamuk, marah tanpa sebab).

Untuk saat ini, dari hasil “pemeriksaan mandiri / swaperiksa” yang dilakukan oleh Persatuan Dokter Spesialis Kejiwaan Indonesia (PDSKJI), data menunjukkan bahwa gangguan kejiwaan yang paling banyak dialami saat ini adalah kecemasan dan depresi.

Dalam situasi Pandemi Covid-19 ini, seluruh individu diharapkan mampu menjaga kesehatan mental. Selain menjaga fisik agar tetap sehat dengan mematuhi sejumlah protokol kesehatan, perubahan situasi saat ini juga harus mampu kita sikapi dengan bijak untuk menjaga aspek mental.

KESEHATAN MENTAL DAN DAYA TAHAN TUBUH

Stres yang berkepanjangan memiliki pengaruh signifikan pada sistem kekebalan tubuh. Seseorang yang mengalami stress berkepanjangan akan menjaadi overthinking, memiliki  waktu tidur yang kurang sehingga akan mudah mengalami kelelahan.

Dalam situasi yang penuh ketidakpastian dan berubah-ubah, setiap individu diharapkan dapan  menghadapi segala bentuk situasi  dengan tenang. Jika anda merupakan sesorang yang terkonfirmasi positif Covid-19 atau memiliki anggota keluarga yang terkonformasi postif Covid-19 maka :

  1. Pastikan anda memiliki waktu istirahat / tidur yang cukup
  2. Hindari sikap overthinking, memikirkan segala hal dan menerima informasi yang tidak bisa dipastikan kebenarannya akan mempengaruhi kondisi mental anda.
  3. Jika diperlukan berikan waktu bagi diri sendiri “Me Time”, lakukan hal hal yang membangun semangat anda kembali, berikan waktu bagi pikiran dan tubuh anda untuk beristirahat.
  4. Jika Anda menjalani isolasi mandiri:
  • jalanilah proses isolasi mandiri dengan “happy”
  • jangan menjadi stress,
  • pastikan anda memikirkan kesembuhan pribadi anda dan sadarilah bahwa dalam 14 hari kedepan anda dapat kembali berkativitas dan menjalani kebersamaan dengan keluarga anda.

Masyarakat juga perlu menyadari dan memiliki adaptasi yang tinggi. Penyesuaian diri dengan segala kebijakan yang diterapkan sangat diperlukan. Dalam situasi PPKM yang diterapkan saat ini, memang memiliki banyak dampak pada kehidupan masyarakat. Dampak yang ditimbulkan salah satunya termasuk dampak ekonomi. Untuk itu, tiap individu harus tenang, tetap menerapkan protokol kesehatan, menjaga kesehatan mental dan fisik sehingga dalam situasi ini kita mampu memikirkan langkah langkah pemecahan masalah, mmencari jalan keluar, melakukan inovasi inovasi, kondisi stress akan menghambat  Anda dalam berpikir dan berinovasi.

Setiap individu juga diharapkan mampu mengelola kecemasan dan stress. Panic attack adalah salah satu bentuk kecemasan yang sangat hebat, dimana seseorang akan memiliki perasaan takut yang luar biasa yang kadang disertai gangguan pernafasan. Bebrapa hal  yang dapat anda lakukan untuk menangani  Panic attack, antara lain :

  1. Selalu tenangkan diri dan pikiran Anda
  2. Lakukan relaksasi yang dapat dilakukan dengan melatih pernafasan Anda.
  3. Jika Panic attack menyerang beberapa hal yang perlu diingat dan dilakukan
  • segera cari tempat yang nyaman
  • lakukan latihan pernafasan
  • atur pakaian agar anda merasa nayaman dan sirkulasi udara menjadi lancer

Panic attack merupakan serangan yang berlangsung hebat tetapi juga meredah dengan cepat, jadi diharapkan untuk tenang dan secara rutin latih pernapasan selama 10 menit tiap hari.

PANDEMI COVID-19 DAN KESEHATAN MENTAL

Di masa saat ini yang mana arus informasi begitu kuat dan pembatasan aktivitas sosiali memang disadari dapat menimbulkan stress dan kegelisahan. Bagi kaum muda di era ini, masalah psikis menjadi lebih besar dibanding dulu. Untuk itu diharapkan kaum muda memiliki manajemen stress yang baik, wajar untuk memiliki stress namun jangan berlebihan. Dalam menerapkan protokol kesehatan, maka social support harus tetap terjalin walau secara fisik tidak bertemu, salah satunya dengan adanya dapat terhubung secara virtual atau melalui media sosial. Tetaplah menjalin hubungan social dengan orang orang terdekat anda walau harus menjaga kontak fisik.

SEGERALAH MELAKUKAN KONSULTASI

Untuk pasien yang sebelumnya memiliki gangguan mental dan memasuki masa Pandemi Covid-19 yang tidak menentu ini, maka gangguan mental yang telah ada sebelumnya memang memiliki potensi untuk bertambah buruk. Jika anda memiliki riwayat gangguan psikis sebelum nya, maka tetap lakukan konsultasi.

Bagi pasien yang terpapar Covid-19 dan mulai mengalami gangguan tidur, gangguan kecemasan, maka disarankan untuk melakukan konsultasi ke spesialis kejiwaan untuk segera mendapat penanganan pada kecemasan dan gangguan tidur yang dialami.

Dalam mengkonsumsi obat obatan, disarankan agar anda melakukan konsultasi melalui dengan pakar berkompten dalam menangani masalah kesehatan mental (spesialis kejiwaan, psikolog). Tidak dianjurkan untuk melakukan pengobatan sendiri, untuk menghindari efek jangka panjang. Masyarakat juga diharapkan tidak melabeli orang yang melakukan konsultasi dengan spesialis jiwa dengan stigma negatif, pemahaman yang keliru ini perlu diluruskan. Seorang individu yang mengalami masalah kesehatan mental, maka akan lebih baik ditangani secara cepat sehingga mendapat penanganan yang tepat.

                MENANGANI TRAUMA PSIKOLOGIS

Trauma psikologis bagi penyintas Covid-19 juga perlu diperhatikan, ada beragam situasi yang mungkin dialami masing masing individu. Situasi pandemi ini menyebabkan sebagian orang menjalani proses screening covid-19 (swab test) berulang kali, bagi sebagian lagi ada yang merasa terisolasi, kehilangan orang yang dikasihi hingga mengalami distorsi pemahaman sehingga memerlukan konsultasi. Jangan biarkan trauma psikologis tersebut membatasi aktivitas sosial anda.

Dalam menjalin hubungan dengan lingkungan sekitar: sesama rekan kerja, pasangan, keluarga, konflik dan gesekan sering terjadi; untuk itu diperlukan adaptasi dan saling pengertian. Untuk para tenaga kesehatan dan pasien Covid-19 diharapkan terjadi komunikasi yang baik dalam situasi Pandemi Covid-19 ini. Komunikasi yang baik antara pasien dan tenaga kesehatan, pemberian informasi dan edukasi yang transparan diharapkan mampu memberikan gambaran bagi pasien/keluarga terkait risiko risiko yang akan dihadapi. Diharapkan dengan adanya komunikasi dan keterbukaan antara pasien dan tenaga kesehatan, pasien dapat mempersiapkan mental dalam menghadapi kondisi nya.

Bagi para tenaga kesehatan, para pejuang kemanusiaan yang mengabdikan diri untuk melayani pasien ditengah perubahan situasi akibat pandemi Covid-19, maka para nakes diharapkan tetap sehat (fisik dan psikis) selama menjalani pekerjaan dalam menangani pasien Covid-19.

Beberapa hal dapat dilakukan para tenaga kesehatan :

  1. Para nakes yang menjalani masa karantina diharapkan tetap terhubung dengan keluarga/orang terdekat yang dapat dilakukan saat ini secara virtual (video call, telpon, dll)
  2. Para nakes dihrapkan menjaga pola makan dan pola tidur
  3. Lakukan manajemen stress

Upaya apa yang dapat kita lakukan untuk menjaga kesehatan mental ?

  • Berkonsultasi dengan ahli yang kompeten dibidang nya
  • Berserah diri pada Yang Maha Kuasa
  •  

TIPS MENJAGA KESEHATAN MENTAL

  1. Hindari faktor faktor yang menyebabkan stress
  2. Kurangi informasi yang tidak penting apalagi yang tidak akurat
  3. Lakukan hal hal yang positif dan membangun
  4. Tetap terhubung dengan lingkungan walaupun tidak secara fisik
  5. Miliki waktu yang menyenangkan untuk diri sendiri
  6. Jika terjadi gangguan yang tidak dapat anda tanggulangi, segera lakukan konsultasi dengan para ahli kesehatan jiwa yang kompeten di bidang nya.

Sahabat Sehat RS Stella Maris, perlu memahami situasi saat ini memiliki pengaruh pada mental seseorang. Selain menjaga kesehatan fisik, di masa pandemi ini pun sahabat sehat harus mampu beradaptasi dengan kebiasaan baru dan menjaga kesehatan mental.

Saat ini telah bergabung bersama RS Stella Maris Makassar, dr.Erwiani Sutono, Sp.KJ dengan jadwal pelayanan poliklinik setiap Selasa dan Kamis, Pukul 12.00-14.00 WITA.

Untuk pelayanan poliklinik yang lebih mudah, aman dan nyaman  yuk lakukan registrasi online!!! RS Stella Maris Makassar berkomitmen memberikan Anda pelayanan yang aman dan nyaman.

Terima Kasih
Kesehatan dan Kesuksesan Menyertai Hari Hari Anda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *